Minggu, 17 Oktober 2010

Peluang Menempel Chelsea

Sumber : http://bola.kompas.com/read/2010/10/17/19163678/Peluang.Menempel.Chelsea-5

Menjamu Manchester City akhir pekan ini, Blackpool tidak berada dalam kondisi yang bagus. The Seasiders tak bakal didampingi manajer Ian Holloway dari pinggir lapangan. Holloway harus menjalani skorsing usai kritikan kerasnya kepada wasit Mike Dean, usai timnya dikalahkan Blackburn Rovers.

Tanpa Holloway, Blackpool diragukan bisa membuat kejutan kala menjamu City di Bloomfield Road. Maklum, Holloway lebih dari sekadar ahli taktik. Dia juga merupakan motivator andal yang bisa menyuntikkan semangat ketika para pemainnya tengah berada dalam tekanan.

Manchester City jelas akan memanfaatkan sebaik mungkin kesempatan akhir pekan ini. Sebab, The Citizens punya kesempatan emas untuk mencelat ke posisi kedua klasemen sementara Premier League.

Jika meraih kemenangan atas Blackpool, City akan melonjak ke posisi kedua. Melewati Arsenal dan Manchester United. City juga tinggal berselisih dua poin dari Chelsea yang baru saja ditahan imbang Aston Villa.

Namun, Roberto Mancini bukan tanpa masalah. Manajer City itu dituntut untuk mengembalikan kebugaran para pemainnya setelah menjalani laga internasional.

Tanpa kebugaran yang siap dipakai 90 menit, City bakal kesulitan menghadapi Blackpool yang selalu tampil bersemangat melawan tim besar. "Kami siap memberikan perlawanan terbaik," tegas defender Stephen Crainey. (SOCCER)

Analisis :

Kita melihat bahwa The Seasiders tidak akan didampingi oleh manajer nya Ian Holloway, dengan begitu akan berakibat menurun nya performa para pemain dan juga The Seasiders tidak bisa menerapkan strategi dari sang manajer yaitu Ian Holloway.
Manchester city yang akan berhadapan dengan The Seasiders ini akan berpeluang mendapatkan kemenangan karena The Seasiders tidak didampingi oleh manajer nya.

Sabtu, 09 Oktober 2010

Foto Masa Kecil Menentukan Pernikahan Langgeng

Sumber : http://female.kompas.com/read/xml/2010/10/09/20202940/Foto.Masa.Kecil.Menentukan.Pernikahan.Langgeng-4

Sabtu, 9/10/2010 | 20:20 WIB

KOMPAS.com - Banyak penelitian dilakukan untuk mencari tahu sebab kegagalan atau kesuksesan sebuah pernikahan. Dari berbagai penelitian yang dikumpulkan oleh jurnalis dan penulis Anneli Rufus, didapati sejumlah fakta. Salah satunya penelitian yang menunjukkan bahwa prediksi tentang keberhasilan pernikahan bisa dilihat dari foto seseorang saat masih berusia belia.

Seseorang yang tersenyum dalam foto sewaktu kecil bisa menjadi pertanda pernikahan yang langgeng. Sebaliknya, foto tanpa ekspresi saat kecil menandakan pernikahan tak berhasil dan berujung pada perceraian.

Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Motivation and Emotion. Dalam jurnal disebutkan, dari sejumlah responden yang memiliki foto kecil sambil tersenyum, hanya 10 persennya yang pada akhirnya bercerai. Sedangkan, mereka yang berfoto tanpa ekspresi, 31 persennya mengaku mengalami perceraian.

Studi lain menunjukkan, penari dan koreografer memiliki peluang sebesar 43 persen atas perceraian. Sedangkan mereka yang bekerja sebagai ahli matematika, peluangnya hanya 19 persen saja untuk bercerai. Artinya para ahli matematika ini lebih banyak yang berhasil menjalani pernikahan daripada penari atau koreografer.

Psikolog Radford University menyebutkan konklusi lain. Mereka memperhitungkan probabilitas kesuksesan pernikahan berdasarkan karier pasangan. Hasilnya menunjukkan, mereka yang memiliki pasangan terapis pijat memiliki peluang keberhasilan pernikahan lebih tinggi, sebanyak 38 persen. Sedangkan dokter gigi peluangnya hanya delapan persen atas keberhasilan pernikahan. Demikian laporan yang dipublikasikan dalam Journal of Polce and Criminal Psychology.

Menurut Rufus, semua fakta ini bicara angka. Namun bukan sekadar angka saja, tambahnya. Karena dari angka inilah bisa dikenali gambaran umumnya dan menggali berbagai faktor penyebab perceraian. Setidaknya angka ini memicu terjadinya komunikasi yang akan membantu pasangan menemukan solusi untuk mengenali cara menyukseskan pernikahan, kata Rufus.

Analisis :
Disini kita bisa memprediksi langgeng atau tidak nya pernikahan kita hanya dengan melihat foto masa kecil kita. Dengan begitu kita bisa melihat bahwa anak-anak yang periang akan mempunyai pernikahan yang langgeng di bandingkan anak yang pemuram.
Menurut saya itu tidak 100% benar, ada buku yang berjudul men are from mars and women from venus. Mengajar kan kita cara berkomunikasi dengan pasangan kita, supaya kita dapat menciptakan hubungan yang langgeng.

Sabtu, 02 Oktober 2010

Karena Angin, Suramadu Ditutup 20 Menit

Karena Angin, Suramadu Ditutup 20 Menit

Sabtu, 2 Oktober 2010 | 17:12 WIB
Sumber : http://nasional.kompas.com/read/2010/10/02/17120311/Karena.Angin.Suramadu.Ditutup.20.Menit

BANGKALAN, KOMPAS.com - PT Jasa Marga telah membuka kembali jembatan Suramadu, untuk kendaraan sepeda motor dan mobil, setelah sebelumnya sempat ditutup sementara karena cuaca buruk.

"Kini, arus lalu lintas di pintu masuk atau tolgate jembatan Suramadu kembali lancar. Tidak ada antrian panjang baik kendaraan roda dua maupun roda empat," kata Kepala Gerbang Tol Jembatan Suramadu, Sabtu (2/10/2010) sore.

Menurut Suharyono, kini pihaknya sudah membuka kembali jembatan Suramadu untuk warga yang ingin melintas di sana. "Sekarang angin sudah tidak kencang dan cuaca sudah kembali normal, jadi jembatan Suramadu sudah dibuka kembali," terang Suharyono.

Suharyono menjelaskan, penutupan jembatan Suramadu tersebut hanya berlangsung selama 20 menit dan itu dilakukan demi keselamatan para pengguna jembatan Suramadu sendiri. "Jika tidak segera ditutup saat angin kencang, pihaknya khawatir akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan bersama," katanya.

Menurut perkiraan prakirawan BMKG Stasiun Maritim Perak II Surabaya, Sinta Andayani, mengatakan, angin kencang yang terjadi di wilayah Selat Madura dan sekitarnya disebabkan adanya awan hujan yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya kecepatan pergerakan angin.

"Gejala umumnya di lapangan jika awan telah menggumpal, maka pada saat itu kecepatan angin juga semakin tinggi dan perlu diwaspadai," katanya menjelaskan.

Ia menjelaskan, pengaruh angin La Nina selama musim kemarau dan telah menyebabkan terjadinya ’kemarau basah’ juga menjadi salah satu penyebab terjadinya angin kencang. "Pengaruh La Nina sampai sekarang masih kuat," katanya.


Sinta Andini mengemukakan, akibat dari fenomena angin La Nina yang terjadi selama ini, diperkirakan juga bisa menyebabkan intensitas hujan sewaktu-waktu bisa turun di atas normal. "Kondisi ini juga perlu diwaspadai," katanya.

Menurut Sinta Andini, kecepatan angin untuk wilayah Jawa Timur rata-rata sekitar 30 knot atau sekitar 50 kilometer per jam dengan ketinggian gelombang air laut antara 0,5 meter hingga 1,3 meter. "Kalau tinggi gelombang air laut sebenarnya tidak terlalu berbahaya, namun angin kencang yang datang sewaktu-waktu akibat gumpalan awan hujan itu yang perlu diwaspadai," kata Sinta Andini.

Cuaca di daerah Jawa Timur untuk tiga hari ke depan diperkirakan berawan dan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Analisis :
Penutupan jembatan Suramadu selama 20 menit ini sudah benar. Penutupan ini juga demi keselamatan para pengguna jembatan.
PT Jasa Marga harus selalu waspada terhadap angina La Nina ini. Karena pengaruh angin La Nina ini masih kuat. Jika ada terjadi angin kencang yang terjadi di wilayah Selat Madura, PT Jasa Marga harus mengantisipasi hal tersebut dengan cara menutup Jembatan Suramadu, untuk keselamatan para pengguna jalan.
Kondisi seperti ini juga harus di waspadai oleh masyarakat sekitar nya. Angin kencang yang dating sewaktu-waktu ini dapat membahayakan para pengguna Jembatan Suramadu.

Sabtu, 25 September 2010

Tertimbun Pasir Setara 10 Truk, 3 Tewas

Laporan wartawan KOMPAS Mohamad Final Daeng
Sabtu, 25 September 2010 | 20:08 WIB
Kompas/Wawan H Prabowo
Ilustrasi tambang pasir


KLATEN, KOMPAS.com - Tiga penambang pasir di Dusun Sukorejo, Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah tewas tertimbun longsoran tebing setinggi sekitar 10 meter, Sabtu (25/9/2010).

Dua penambang lainnya lolos dari maut, namun mengalami luka serius dan dilarikan ke rumah sakit. Ketiga penambang yang tewas adalah Darmin (18), Darmadi (28), dan Darno (60).

Darmin dan Darmadi adalah kakak beradik, sedangkan Darno adalah kernet truk pengangkut pasir asal Magelang. Dua korban luka serius adalah Woko (30) dan Marmianto (30).

Kepala Dusun Sukorejo, Jainu mengatakan, peristiwa terjadi pagi tadi saat para penambang itu mulai beraktivitas. Saat memuat pasir ke dalam truk, tiba-tiba tebing yang hanya berjarak 5 meter dari tempat menambang, longsor.

Kelima orang itu pun langsung tertimbun material tanah dan pasir yang volumenya setara sekitar sepuluh truk.

Darmin, Darmadi, dan Darno tewas seketika. Adapun Woko mengalami patah kaki dan Marmianto mengalami luka dalam dan dilarikan ke rumah sakit Panti Rapih Yogyakarta.

Truk pasir bernomor polisi AA 1499 JC itu pun ikut terguling ke sisi kiri akibat terkena longsoran. Pada saat kejadian cuaca cerah, namun beberapa hari terakhir ini memang turun hujan. "Ada kemungkinan struktur tebing itu runtuh akibat gerusan hujan beberapa hari ini," kata Jainu.

Analisis :

itu merupakan hal yang nass bagi Darmin, Darmadi, dan Darno karena Saat mereka memuat pasir ke dalam truk, tiba-tiba tebing yang hanya berjarak 5 meter dari tempat menambang, longsor.

Sabtu, 18 September 2010

Dari Sopir Jadi Juragan Kue Kacang Hijau

Dari Sopir Jadi Juragan Kue Kacang Hijau
Sabtu, 18 September 2010 | 14:43 WIB

TERKAIT:
Mohammad Hilmi Faiq
Kue kacang hijau sudah sejak lama menjadi salah satu cemilan warga Kota Sabang, Pulau We, Nanggroe Aceh Darussalam. Pada tahun 1980-an, beberapa warung menjual kue kacang hijau buatan ibu rumah tangga itu dengan cara diletakkan di atas nampan atau piring.
Warga menilai kue kacang hijau hanyalah camilan biasa, tidak ada istimewanya. Apalagi, kue itu hanya bertahan satu sampai dua hari. Lebih dari itu, tidak lezat lagi disantap karena basi.
Beda dulu, beda sekarang. Tangan dingin Marfin Gunawan (53) atau kerap dipanggil A Guan berhasil mendongkrak citra kue kacang hijau dari sekadar kue kelas toko menjadi kue andalan Kota Sabang. Tidak ada yang menyangka kalau mantan sopir angkutan barang itu mampu mendongkrak pamor kue kacang.
Di hampir semua pusat oleh-oleh khas Sabang, termasuk di Pelabuhan Balohan, pemilik toko memajang Kue Kacang Hijau AG Sabang ini. Para pelancong yang singgah ke Sabang merasa kurang puas kalau tidak membawa pulang Kue Kacang Hijau AG Sabang. Ketenaran Kue Kacang Hijau AG Sabang bahkan sampai ke Yogyakarta melalui anggota TNI Angkatan Udara yang terbang bolak-balik Yogyakarta-Sabang sebulan sekali.
Semua itu butuh ketekunan, keuletan, dan perjuangan panjang. Pria kelahiran Sabang, 13 Juni 1957, itu sendiri tidak pernah menduga kalau harus menggeluti usaha pembuatan kue kacang hijau.
Perjodohan Marfin dengan kue kacang hijau, yang mirip dengan bakpia, itu bermula pada suatu hari pada tahun 1994. Saat itu, seorang pengusaha kacang hijau tingkat rumah tangga memberinya resep rahasia membuat kue kacang hijau kepada Marfin. Pengusaha itu sendiri memilih alih profesi karena merasa usaha lamanya itu tidak prospektif.
Marfin lantas mencoba resep rahasia itu dan menitipkannya di toko-toko. Hasilnya sama saja, kuenya tidak begitu laku. Dalam sehari hanya sekitar 50 biji yang terjual dari 100 biji yang tersedia. ”Dari situ saya mulai mencari cara agar kue kacang ini lebih diminati pembeli,” kata Marfin, akhir Juli lalu.
Inovasi
Dia menemukan dua kekurangan mencolok dalam pembuatan kue kacang hijau. Kue tersebut terlalu basah dan rasanya hambar karena menggunakan minyak goreng. Setelah beberapa kali berinovasi, dia menemukan pengganti minyak goreng yang pas, yakni mentega yang membuat kuenya lebih kering dan gurih.
Dampak inovasi itu sangat nyata. Omzet penjualan kue kacang hijau terus melambung. Pada tahun 2000, omzetnya mencapai 200 sampai 300 kotak per hari, dengan harga Rp 11.000 per kotak. Satu kotak berisi 20 biji kue kacang hijau. Semua dia lakukan sendiri, dibantu anggota keluarganya.
Marfin biasa bangun pukul 03.00 untuk membuat adonan kue. Dia baru tidur pada pukul 22.00 pada saat semua bahan untuk esok hari telah siap. Kebiasaan itu berlangsung sampai sekarang.
Namun, masih ada yang mengganggu Marfin karena kuenya hanya bisa bertahan satu sampai dua hari alias cepat basi. Untuk itu, dia menambahkan zat antibasi dalam adonannya. Ide untuk penambahan zat antibasi itu datang dari petugas Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan saat Marfin berkonsultasi tentang cara meningkatkan mutu kuenya. Hasilnya, kue bisa bertahan sampai sepekan.
”Zat antibasi ini bukan pengawet. Saya tidak berani memberi zat pengawet karena katanya bisa mengganggu kesehatan,” kata Marfin.
Usaha pembuatan kue kacang hijau terus berkembang. Marfin perlu tambahan tenaga kerja sehingga dia merekrut 25 ibu rumah tangga di sekitar rumahnya di Jalan Sultan Hasanuddin, Sabang, sebagai pekerja.
Selain itu, dia merasa perlu membeli alat-alat produksi baru untuk pengembangan usaha. Dari awalnya menggunakan oven manual, kemudian Marfin membeli tiga oven semimanual seharga Rp 400.000 per buah. Saat keuntungan kian melimpah, dia membeli oven putar sebanyak empat buah, Rp 11 juta sampai Rp 16 juta per buah.
Terdampak tsunami
Ketika tsunami menghantam Aceh dan sekitarnya pada 26 Desember 2004, usaha Marfin ikut menjadi korban ikutan. Meskipun semua alat produksi selamat dari hantaman tsunami dan semua anggota keluarga selamat, usahanya lesu.
Tak ada seorang pun pegawainya yang masuk kerja karena mereka sibuk menyelamatkan diri dan merawat keluarganya yang menjadi korban. Kalau pun Marfin memaksakan membuat kue, tidak akan ada yang membelinya. ”Saat itu, banyak orang berpikir sulit untuk bisa pulih, tetapi saya yakin masih bisa bertahan dan maju,” katanya.
Tiga bulan usaha Marfin mati dan itu membuatnya sempat berpikir usahanya berakhir. Seiring pulihnya korban tsunami, semangat Marfin pun pulih. Apalagi, para karyawannya kembali bekerja.
Seolah berangkat dari nol lagi, Marfin meyakinkan diri dan karyawannya bahwa usahanya akan maju jika mereka tetap bersemangat. Satu bulan. Dua bulan. Tiga bulan. Omzet Marfin pulih dan bahkan naik menjadi 500 kotak per hari.
Saat itu dia merasa perlu inovasi baru. Jika sebelumnya kotak kemasan kue kacang hanya berupa kardus polos, sekarang dia berpikir untuk membuat merek bergambar dan berlabel halal. Tujuannya agar para pelancong semakin mantap menjadikan Kue Kacang Hijau AG Sabang sebagai oleh-oleh.
Dia lantas menghubungi koleganya di Medan, Sumatera Utara, untuk membantu mencetak dan membuat desain kotak kemasan kue kacang hijau. Sejak saat itu, tepatnya awal 2005, kemasan Kue Kacang Hijau AG Sabang lebih menarik dan menawan seperti yang terlihat di berbagai warung dan toko pusat oleh-oleh.
Kerja keras Marfin tidak hanya diapresiasi oleh pelanggan. Badan POM memberinya penghargaan berupa piagam Bintang Keamanan Pangan karena telah menerapkan prinsip dasar keamanan pangan. Badan POM menilai, proses pembuatan Kue Kacang Hijau AG Sabang menjaga higienitas, keamanan penyimpanan, sanitasi yang bagus, serta peralatan yang aman dan bersih.

Analisis :

Kerja keras Pak Marfin Gunawan atau biasanya di panggil A guan pantas di acungin jempol. Yang bergerak dari profesi sebagai Sopir Angkutan Barang menjadi Pebisnis Kue Kacang Hijau yang sukses. Pada tahun 2004 bisnis Pak Marfin Gunawan harus di mulai dari nol lagi karena bencana tsunami. Itu bukan pekerjaan mudah, setiap orang mungkin sudah mundur jika harus memulai dari nol lagi. Yang bisa kita pelajari dari Pak Marfin ini adalah ketekunan, keuletan, dan perjuangan panjang yang di lakukan Pak Marfin untuk bisa sukses. Semua orang itu bisa sukses, kita hanya perlu ketekunan, keuletan, dan perjuangan panjang.

Kamis, 09 September 2010

Ini Meriam Pengusir Kuntilanak

KOMPAS.com — Gelondongan kayu mabang yang dibentuk silinder berongga tampak berjejer rapi dalam kelompoknya masing-masing, biasanya lima buah, di tepian Sungai Kapuas yang membelah Kota Pontianak.
   
Sudah sepekan sebelum Lebaran tiba, kayu besar silinder yang dibentuk sebagai meriam karbit itu sudah bertengger dan sekali-kali dinyalakan di malam hari.
   
"Ini namanya permainan meriam karbit. Ini sudah menjadi tradisi dan dimainkan masyarakat tepian Sungai Kapuas setiap tahunnya," kata seorang kerabat Kesultanan Pontianak, Syarif Usmulyani, menjelaskan.
   
Setiap malam hari sebelum dan sesudah Lebaran dengan puncaknya malam Lebaran, suara dentuman satu meriam dengan meriam lainnya akan memecahkan angkasa Kota Khatulistiwa itu.
   
Tak kurang dari 40 kelompok warga yang bermain meriam karbit ini, menurut data yang ada di Dinas Pariwisata Kota Pontianak.
   
Setiap kelompok itu jumlah anggotanya bervariasi, mulai dari 15 hingga 30 orang yang mewakili "gang" atau RT, atau gabungan beberapa "gang" atau RT di kampung tepian Kapuas.
   
Setiap kelompok biasanya memiliki lima meriam, tetapi ada beberapa yang memiliki sampai belasan meriam. Kebanyakan lokasi meriam ditempatkan di tepian Sungai Kapuas di sekitar Jembatan Kapuas dengan kedudukan yang saling berhadapan, tetapi dibatasi bentang sungai yang lebarnya sekitar 600 meter itu.
   
"Mereka berjejer di masing-masing tepi sungai yang berhadapan, seakan siap-siap berperang," kata Usmulyani. Dentuman yang bersahut-sahutan itu mengundang daya tarik masyarakat Kota Pontianak, bahkan wisatawan dari luar Kalbar menontonnya.
   
Dentuman meriam karbit ini sangat keras, dapat terdengar dari radius 3 hingga 5 kilometer.
Sumber http://regional.kompas.com/read/2010/09/09/12513879/Ini.Meriam.Pengusir.Kuntilanak-8.
Kamis, 9 September 2010 | 12:51 WIB
Analisis : Ternyata meriam karbit yang biasa dimainkan oleh masyarakat di pontianak, bukan hanya berfungsi sebagai sebuah permainan semata. Meriam karbit bisa juga untuk mengusir Kuntilanak. Dengan begitu Meriam karbit ini bisa meringankan perkerjaan para dukun.

Sabtu, 04 September 2010

Anthony-Howard Main Film

Carmelo Anthony dan Dwight Howard. Pemain NBA yang sudah tidak asing lagi bagi kita akan memulai debut layer lebar nya di film yang berjudul “Amazing”. Di lihat dari kedua pemain NBA yang baru memulai debut nya di layer lebar, akan menjadi hal yang berbeda dari aktifitas kedua pemain tersebut yaitu bermain basket.
Film “Amazing” ini dibuat oleh Hu Xuehua. Yang baru saja menyabet gelar sebagai pembuat film terbaik di Kennedy Center Honors, dengan begitu ini akan menjadi film yang sangat di tunggu-tunggu oleh para penggemar film dan NBA.
Dilihat dari sudah dimulai nya laga pramusim kelima di China. Ini akan memungkinkan kedua pemain absen bertanding pada lagi nanti.